# Figurelli Pivot

> Download: Mengenal Figurelli Pivot: Indikator Kekuatan Bulls dan Bears untuk Trader Pemula Pernahkah kamu merasa bingung melihat pergerakan harga di pasar forex? Kadang naik tajam, kadang turun drastis tanpa alasan yang jelas. Nah, buat kamu yang bar

**URL:** https://metatrader.id/MT4+Indikator/figurelli-pivot

---

**Download:** [Figurelli_Pivot.mq4](https://www.mql5.com/en/code/download/9172/Figurelli_Pivot.mq4)

![Figurelli Pivot](https://c.mql5.com/18/21/FigurelligPivot_small.gif)

## Mengenal Figurelli Pivot: Indikator Kekuatan Bulls dan Bears untuk Trader Pemula

Pernahkah kamu merasa bingung melihat pergerakan harga di pasar forex? Kadang naik tajam, kadang turun drastis tanpa alasan yang jelas. Nah, buat kamu yang baru terjun ke dunia trading, memahami arah pergerakan harga ini krusial banget. Salah satu alat bantu yang bisa bikin hidupmu lebih mudah adalah indikator teknikal. Kali ini, kita mau bedah salah satu indikator yang cukup menarik, yaitu Figurelli Pivot Indicator.

Namanya mungkin terdengar agak asing, tapi sebenarnya konsepnya cukup sederhana kok. Figurelli Pivot ini adalah indikator yang diciptakan untuk membantumu mengukur seberapa besar pengaruh "sisi pembeli" (bulls) dan "sisi penjual" (bears) dalam menentukan pergerakan harga di pasar. Penasaran gimana cara kerjanya? Yuk, kita bongkar satu per satu!

### Apa Itu Figurelli Pivot? Intip Konsep Utamanya

Jadi gini, dalam setiap pergerakan harga aset finansial, ada dua kekuatan utama yang saling tarik-menarik: *bulls* (mereka yang berharap harga naik dan ingin membeli) dan *bears* (mereka yang berharap harga turun dan ingin menjual). Kapan harga akan bergerak naik atau turun seringkali ditentukan oleh kekuatan mana yang lebih dominan pada waktu tertentu.

Nah, Figurelli Pivot ini mencoba mengukur "influensi" atau pengaruh dari kedua kekuatan ini. Bukan sekadar melihat harga penutupan biasa, indikator ini akan menganalisis bagaimana harga bergerak antara sesi-sesi trading sebelumnya. Apakah *bulls* berhasil mendorong harga naik dengan kuat dari level terendah, atau malah *bears* yang berhasil menahan kenaikan dan mendorong harga turun dari level tertingginya?

Secara garis besar, Figurelli Pivot menghitung titik pivot. Titik pivot ini semacam garis tengah yang bisa memberitahumu potensi area *support* (level harga di mana tekanan beli diperkirakan akan cukup kuat untuk menghentikan penurunan harga) dan *resistance* (level harga di mana tekanan jual diperkirakan akan cukup kuat untuk menghentikan kenaikan harga). Bedanya dengan pivot point standar, Figurelli Pivot ini memasukkan faktor "pengaruh" *bulls* dan *bears* dalam perhitungannya, membuatnya jadi lebih dinamis.

### Gimana Sih Cara Kerja Figurelli Pivot di Chart?

Bayangkan kamu sedang melihat grafik EUR/USD di MetaTrader 4 (MT4). Kamu pasang indikator Figurelli Pivot ini. Apa yang akan kamu lihat?

Biasanya, indikator ini akan menggambar beberapa garis di chartmu. Akan ada satu garis utama yang menjadi "titik pivot" utama. Di atas garis pivot ini, kamu akan melihat beberapa garis *resistance* (biasanya ditandai R1, R2, dan seterusnya), dan di bawah garis pivot, akan ada beberapa garis *support* (biasanya ditandai S1, S2, dan seterusnya).

**Contoh Spesifik:**

Misalnya, pada grafik H1 (timeframe 1 jam) EUR/USD, Figurelli Pivot menunjukkan titik pivot di level 1.1050. Garis *resistance* terdekat (R1) ada di 1.1080, dan garis *support* terdekat (S1) ada di 1.1020.

*   **Skenario 1: Pengaruh Bulls Kuat**
    Kalau dalam sesi sebelumnya, harga EUR/USD berhasil naik signifikan dari level terendahnya dan menutup sesi di dekat level tertingginya, ini menunjukkan dominasi *bulls*. Indikator Figurelli Pivot mungkin akan menampilkan titik pivot yang sedikit lebih tinggi, dan garis *resistance* terdekat (R1) menjadi target potensial yang lebih mudah ditembus. Trader yang melihat ini bisa saja berpikir, "Wah, *bulls* lagi kuat nih, mungkin harga akan lanjut naik ke R1 atau bahkan lebih tinggi."

*   **Skenario 2: Pengaruh Bears Kuat**
    Sebaliknya, kalau dalam sesi sebelumnya harga EUR/USD banyak tertekan turun dari level tertingginya dan ditutup mendekati level terendahnya, ini sinyal dominasi *bears*. Titik pivot pada Figurelli Pivot bisa jadi bergeser sedikit ke bawah, dan garis *support* terdekat (S1) menjadi area yang menarik untuk diperhatikan. Trader bisa saja berpikir, "Sepertinya *bears* mendominasi, hati-hati kalau harga turun mendekati S1, bisa jadi area pantulan atau tembus ke bawah."

Indikator ini sangat berguna untuk mengidentifikasi level-level kunci di mana potensi perubahan arah harga bisa terjadi. Perhitungan yang memperhitungkan "pengaruh" *bulls* dan *bears* ini membuat level-level *support* dan *resistance* yang dihasilkan Figurelli Pivot terasa lebih relevan dengan dinamika pasar saat itu.

### Kenapa Figurelli Pivot Bisa Membantu Trader Pemula?

Bagi kamu yang baru belajar trading, seringkali sulit membedakan mana level *support* dan *resistance* yang "penting" dan mana yang hanya "kebetulan" dilewati harga. Figurelli Pivot hadir untuk menyederhanakan itu.

1.  **Memberi Peta Arah Harga:**
    Dengan adanya garis pivot, *support*, dan *resistance* yang jelas, kamu jadi punya semacam "peta" pergerakan harga. Kamu bisa melihat level-level mana yang kemungkinan akan diuji oleh harga. Apakah harga cenderung bergerak di antara *support* dan *resistance*? Ataukah ada potensi kuat untuk menembus salah satu level tersebut?

2.  **Mengukur Momentum:**
    Seperti yang sudah dibahas, indikator ini tidak hanya melihat harga, tapi juga mencoba menangkap "pengaruh" *bulls* dan *bears*. Jika titik pivot bergeser naik dengan kuat dan garis *resistance* mulai terlihat mudah ditembus, ini bisa jadi sinyal momentum kenaikan yang sedang kuat. Sebaliknya, pergeseran pivot ke bawah bisa mengindikasikan momentum penurunan.

3.  **Menentukan Titik Masuk dan Keluar yang Lebih Tepat:**
    Bayangkan kamu ingin masuk posisi beli (long). Kamu bisa menunggu harga mendekati garis *support* terdekat yang digambar oleh Figurelli Pivot. Jika harga menunjukkan reaksi positif (misalnya memantul dari garis *support*), ini bisa jadi sinyal awal untuk masuk posisi. Begitu juga saat ingin mengambil keuntungan, kamu bisa membidik garis *resistance* terdekat sebagai target. Sebaliknya, jika kamu ingin masuk posisi jual (short), menunggu harga mendekati garis *resistance* dan memantul turun bisa jadi kesempatan.

4.  **Mengurangi Kebingungan:**
    Pasar forex bisa bergerak sangat cepat dan terkadang terlihat acak bagi pemula. Indikator seperti Figurelli Pivot memberikan struktur pada analisis teknismu. Daripada menebak-nebak, kamu punya dasar yang lebih kuat untuk mengambil keputusan berdasarkan level-level yang teridentifikasi.

### Menggabungkan Figurelli Pivot dengan Indikator Lain: Jurus Jitu Tambahan

Meski Figurelli Pivot sudah cukup powerful, jangan lupakan prinsip dasar trading: jangan pernah mengandalkan satu indikator saja! Untuk meningkatkan peluangmu, coba kombinasikan Figurelli Pivot dengan indikator lain yang kamu kuasai.

Misalnya, kamu bisa menggunakan RSI (Relative Strength Index) untuk mengukur apakah pasar sedang *overbought* (terlalu banyak dibeli) atau *oversold* (terlalu banyak dijual). Jika Figurelli Pivot menunjukkan harga mendekati garis *resistance* kuat dan RSI menunjukkan kondisi *overbought*, ini bisa jadi sinyal yang lebih kuat bahwa harga berpotensi berbalik arah turun.

Atau, kamu bisa menggabungkannya dengan Moving Average (MA). Jika harga berada di atas garis MA yang relevan dan juga berada di atas titik pivot Figurelli Pivot, ini bisa memperkuat sinyal bullish.

Kuncinya adalah melihat konfirmasi dari beberapa sumber. Semakin banyak indikator yang memberikan sinyal serupa, semakin tinggi keyakinanmu untuk mengambil sebuah trade.

### Akhir Kata (untukmu, bukan untuk artikel!)

Jadi, Figurelli Pivot Indicator ini bukan sekadar garis-garis acak di chart. Ia adalah alat yang mencoba memberimu gambaran tentang siapa yang sedang memegang kendali di pasar: para pembeli yang optimis atau para penjual yang pesimis. Dengan memahami cara kerjanya dan bagaimana menggunakannya, kamu bisa membangun strategi trading yang lebih terstruktur dan percaya diri. Selamat mencoba dan semoga tradingmu semakin cuan!