# 10pipsOnceADayOppositeLastNHourTrend

> Download: 10pipsonceadayoppositelastnhourtrend.mq5    Mengupas Tuntas EA 10pipsOnceADayOppositeLastNHourTrend: Strategi Trading Lawan Arah Tren Kemarin   Pernahkah kamu berpikir, seberapa sulit sih sebenarnya untuk mendapatkan keuntungan sekecil 10 pips dalam sehari? Bagi trader pemula, angka 10 pips ini kadang terasa seperti mimpi di siang bolong. Terlalu kecil untuk diincar, tapi kalau dikumpulkan bisa jadi lumayan. Nah, ada sebuah strategi unik yang coba menjawab tantangan ini, yaitu EA (Expe

**URL:** https://metatrader.id/MT5+Robot/10pipsonceadayoppositelastnhourtrend

---


## 10pipsOnceADayOppositeLastNHourTrend

**Download:** [10pipsonceadayoppositelastnhourtrend.mq5](https://www.mql5.com/en/code/download/17474/10pipsonceadayoppositelastnhourtrend.mq5?ref=metatrader.id)

## Mengupas Tuntas EA 10pipsOnceADayOppositeLastNHourTrend: Strategi Trading Lawan Arah Tren Kemarin

Pernahkah kamu berpikir, seberapa sulit sih sebenarnya untuk mendapatkan keuntungan sekecil 10 pips dalam sehari? Bagi trader pemula, angka 10 pips ini kadang terasa seperti mimpi di siang bolong. Terlalu kecil untuk diincar, tapi kalau dikumpulkan bisa jadi lumayan. Nah, ada sebuah strategi unik yang coba menjawab tantangan ini, yaitu EA (Expert Advisor) bernama "10pipsOnceADayOppositeLastNHourTrend". Apa sih sebenarnya yang membuat EA ini menarik? Mari kita bedah satu per satu.

EA ini sebenarnya merupakan pengembangan dari sebuah ide oleh trader bernama slacktrader, dan kode programnya ditulis oleh barabashkakvn. Intinya, strategi ini berfokus pada mengambil keuntungan 10 pips setiap hari, tapi bukan dengan mengikuti tren yang sedang terjadi, melainkan justru **melawan tren yang sudah terbentuk sebelumnya**. Kedengarannya agak aneh ya? Tenang, kita akan bahas cara kerjanya agar lebih masuk akal.

### Apa Sih Maksud "Tren Kemarin" Menurut EA Ini?

Sebelum masuk ke cara kerjanya, kita perlu paham dulu apa yang dimaksud "tren" dalam konteks EA ini. Ternyata, "tren" di sini bukan tren besar yang dibahas di banyak buku trading. EA ini mendefinisikan tren hanya sebagai **perbedaan harga dalam rentang waktu tertentu**. Lebih spesifik lagi, EA akan melihat selisih harga selama sejumlah jam ke belakang untuk menentukan apakah ada "tren" yang terbentuk.

Misalnya, EA akan melihat pergerakan harga selama 30 jam terakhir. Jika dalam 30 jam tersebut harga cenderung bergerak naik (menguat), maka EA menganggap itu sebagai "tren naik". Sebaliknya, jika harga cenderung turun (melemah), maka itu dianggap sebagai "tren turun". Sederhana, bukan? Ini yang membuat EA ini bisa jadi berbeda dari strategi yang kamu temui di tempat lain.

### Bagaimana EA Ini Beraksi di Chart?

Bayangkan kamu membuka chart EURUSD di pagi hari, sekitar jam 7 pagi waktu Eropa Tengah (CET). EA ini akan mulai beraksi. Ia akan melihat pergerakan harga selama 30 jam sebelumnya.

- **Skenario 1: Tren Naik Terdeteksi.** Jika dalam 30 jam terakhir harga EURUSD cenderung naik, EA menganggap ini adalah "tren naik". Nah, karena strateginya adalah melawan tren, EA akan membuka posisi **SELL**. Tujuannya? Ya, berharap harga akan berbalik arah dan turun, sehingga EA bisa mengamankan 10 pips keuntungan dari posisi sell tersebut.
- **Skenario 2: Tren Turun Terdeteksi.** Sebaliknya, jika dalam 30 jam terakhir harga EURUSD cenderung turun, EA menganggap ini adalah "tren turun". Strateginya melawan tren, maka EA akan membuka posisi **BUY**. Harapannya, harga akan berbalik arah naik dan memberikan keuntungan 10 pips dari posisi buy.

Jadi, EA ini seperti sedang menebak kebalikan dari apa yang sudah terjadi. Menariknya, EA ini hanya membuka **satu posisi setiap hari**, dan posisi tersebut dibuka di awal hari. Ini membuat aktivitas trading jadi lebih simpel dan tidak terlalu membebani.

### Lebih Dari Sekadar Buka Posisi: Manajemen Risiko yang Unik

Strategi membuka posisi saja tidak cukup untuk bertahan di pasar yang dinamis. EA ini dilengkapi dengan beberapa fitur manajemen risiko yang cukup menarik:

#### 1. Stop Loss, Take Profit, dan Trailing Stop

Ini adalah fitur standar yang pasti ada di setiap EA yang baik. EA ini punya Stop Loss (SL) untuk membatasi kerugian, Take Profit (TP) untuk mengamankan keuntungan, dan Trailing Stop untuk mengikuti pergerakan harga yang menguntungkan. Meskipun tujuannya hanya 10 pips, fitur-fitur ini tetap penting untuk menjaga akun tradingmu.

#### 2. Batas Waktu Posisi (Maximum Position Lifetime)

Setiap posisi yang dibuka oleh EA ini punya batas waktu. Jika dalam 21 jam (75600 detik) posisi tersebut belum mencapai Take Profit atau Stop Loss, EA akan menutupnya secara otomatis. Kenapa ini penting? Supaya tidak ada posisi "menggantung" terlalu lama yang bisa memakan margin atau berisiko lebih besar.

#### 3. Martingale: Senjata Makan Tuan?

Nah, ini bagian yang paling bikin penasaran. EA ini ternyata memiliki elemen **Martingale** di dalamnya. Apa maksudnya? Jika sebuah posisi mengalami kerugian, maka lot pada posisi berikutnya akan diperbesar. Ada beberapa level multiplier di sini:

- Jika ada 1 posisi rugi, lot posisi berikutnya dikalikan dengan `FIRSTMULTIPLICATOR`.
- Jika ada 2 posisi rugi berturut-turut, lot posisi berikutnya dikalikan dengan `SECONDMULTIPLICATOR`, dan seterusnya hingga `FIFTHMULTIPLICATOR`.

Tujuannya? Dikatakan untuk mendapatkan "kurva yang lebih indah" dan sistem manajemen uang yang "masuk akal". Secara teori, Martingale bertujuan untuk menutupi kerugian sebelumnya dengan satu kali keuntungan. Namun, kita perlu berhati-hati. Martingale adalah strategi yang sangat berisiko tinggi. Jika pasar terus bergerak melawanmu dalam beberapa posisi berturut-turut, kerugian bisa membengkak dengan sangat cepat.

Meskipun demikian, dalam optimasi yang dilakukan oleh pembuatnya, EA ini diklaim memiliki rasio kemenangan 6 banding 1 (6 menang, 1 kalah) dan maksimal 26 kali kalah berturut-turut (dalam sejarah backtest). Ditambah lagi, dengan money management yang dioptimalkan untuk risiko minimal, EA ini dilaporkan menghasilkan keuntungan selama 7 tahun terakhir. Tentu saja, hasil di masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan penggunaan Martingale perlu dipertimbangkan dengan sangat hati-hati.

### Parameter yang Bisa Diutak-atik

Setiap trader pasti suka punya kontrol. EA ini menyediakan beberapa parameter yang bisa kamu ubah atau optimalkan untuk mendapatkan hasil yang berbeda:

- **FIXLOT:** Jika nilainya 0, maka lot akan dihitung berdasarkan variabel `MAXIMUMRISK`. Jika nilainya bukan 0, maka EA akan menggunakan nilai lot yang kamu tentukan.
- **MINLOTS & MAXLOTS:** Batas minimum dan maksimum lot yang bisa digunakan EA.
- **MAXIMUMRISK:** Jika `FIXLOT` diatur ke 0, variabel ini menentukan persentase risiko maksimum dari ekuitas akun untuk setiap trading. Misalnya, 0.05 berarti risiko 5%. Pengaturan 0.05 atau 0.02 sering direkomendasikan.
- **SLIPPAGE:** Toleransi slippage maksimum yang diizinkan saat membuka posisi.
- **TRADINGHOUR:** Jam berapa posisi akan dibuka. Dalam contoh ini adalah 07:00 CET.
- **HOURSTOCHECKTREND:** Berapa jam ke belakang yang akan dilihat untuk mendefinisikan "tren". Dalam contoh adalah 30 jam.
- **ORDERMAXAGE:** Batas usia maksimum sebuah posisi sebelum ditutup secara otomatis.

Untuk parameter Martingale-nya sendiri, kamu bisa mengatur `FIRSTMULTIPLICATOR` hingga `FIFTHMULTIPLICATOR`. Semakin tinggi nilai pengali ini, semakin besar lot pada posisi berikutnya jika terjadi kerugian.

### Logika di Balik Strategi Ini: Overfitting atau Ada Dasarnya?

Pertanyaan besar yang muncul adalah, apakah strategi seperti ini punya dasar logika yang kuat di pasar finansial, atau hanya sekadar hasil dari over-optimization pada data historis?

Logika yang mungkin mendasari strategi ini adalah asumsi bahwa pasar cenderung mengalami koreksi atau pembalikan arah setelah periode pergerakan yang cukup panjang. Misalnya, jika EURUSD sudah naik terus selama 30 jam, ada kemungkinan pasar akan jenuh dan mulai berbalik arah turun. EA ini mencoba memanfaatkan potensi pembalikan tersebut dengan membuka posisi berlawanan.

Namun, perlu diingat, pasar forex sangat kompleks. Tren yang kuat bisa berlanjut lebih lama dari yang kita duga. Mengandalkan strategi yang hanya melihat perbedaan harga dalam rentang waktu tertentu dan melawan arahnya, tanpa mempertimbangkan faktor fundamental atau berita ekonomi, bisa jadi berisiko.

Terutama dengan adanya elemen Martingale, pengujian yang mendalam dan pemahaman risiko sangatlah krusial. Strategi ini mungkin bekerja baik pada data historis, tetapi bagaimana performanya di pasar live yang sebenarnya? Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap trader yang tertarik untuk menggunakannya. Apakah kamu berani mencoba?
