# Universum 3.0

> Download: universum_3.0.mq5    Mengenal Universum 3.0: Robot Trading MT5 yang Cerdas untuk Trader Pemula   Pernah kepikiran nggak sih, punya \"asisten\" pribadi yang bisa bantu kamu trading di pasar forex 24 jam nonstop? Nah, kali ini kita mau ngobrolin soal salah satu robot trading (atau lebih tepatnya Expert Advisor/EA) yang lagi naik daun di platform MetaTrader 5 (MT5), namanya Universum 3.0. Ini bukan sekadar robot biasa, lho. Dia punya cara kerja yang cukup menarik dan dirancang buat mempermu

**URL:** https://metatrader.id/MT5+Robot/universum-3-0

---


## Universum 3.0

**Download:** [universum\_3.0.mq5](https://www.mql5.com/en/code/download/17079/universum_3.0.mq5?ref=metatrader.id)

## Mengenal Universum 3.0: Robot Trading MT5 yang Cerdas untuk Trader Pemula

Pernah kepikiran nggak sih, punya "asisten" pribadi yang bisa bantu kamu trading di pasar forex 24 jam nonstop? Nah, kali ini kita mau ngobrolin soal salah satu robot trading (atau lebih tepatnya Expert Advisor/EA) yang lagi naik daun di platform MetaTrader 5 (MT5), namanya Universum 3.0. Ini bukan sekadar robot biasa, lho. Dia punya cara kerja yang cukup menarik dan dirancang buat mempermudah kamu yang mungkin masih baru terjun di dunia trading.

Buat kamu yang baru pertama kali dengar soal EA, bayangin aja ini kayak program komputer super canggih yang bisa menganalisis pasar, mengambil keputusan beli atau jual, bahkan mengeksekusi order secara otomatis berdasarkan aturan yang sudah ditentukan. Jadi, kamu nggak perlu terus-terusan mantengin grafik dan pusing mikirin kapan waktu yang tepat buat masuk pasar.

### Apa Sih yang Bikin Universum 3.0 Ini Spesial?

Jadi, ide dasarnya si Universum 3.0 ini datang dari Yury Reshetov, lalu dikodekan oleh barabashkakvn. Nah, dua hal utama yang jadi "kekuatan super" si robot ini adalah:

1. **Manajemen Lot yang Adaptif:** Ini yang paling bikin menarik. Dia punya kemampuan buat *meningkatkan ukuran lot (jumlah unit yang kamu perdagangkan) setelah mengalami kerugian.* Kedengarannya agak berisiko ya? Tenang dulu, karena ada logikanya di balik itu.
2. **Sinyal Masuk Berbasis Indikator DeMarker:** Nah, untuk menentukan kapan waktu yang pas buat masuk posisi, si Universum 3.0 ini mengandalkan indikator teknikal yang namanya DeMarker. Ini indikator yang cukup populer dan biasanya dipakai buat ngukur momentum pasar.

Sekarang, coba kita bedah satu-satu ya.

### Cara Kerja "Naik Lot Setelah Rugi": Strategi Martingale yang Disesuaikan

Kamu pernah dengar istilah Martingale dalam trading? Intinya, strategi ini tuh kalau kamu rugi, kamu naikkan ukuran lot di posisi berikutnya dengan harapan bisa menutupi kerugian sebelumnya dan bahkan dapat untung lebih. Kedengarannya memang simpel, tapi kalau nggak hati-hati bisa bikin modal cepat habis.

Universum 3.0 ini pakai pendekatan yang mirip, tapi dengan sentuhan yang lebih canggih. Dia akan menghitung rasio peningkatan lotnya menggunakan sebuah formula yang sudah ditetapkan. Ini penting banget, karena nggak asal naikin lot sembarangan. Ada perhitungannya biar tetap terukur.

**Rumusnya kira-kira begini:**

*Rasio peningkatan lot dihitung berdasarkan formula:* (Nilai dari kerugian terakhir + Nilai target profit) / Nilai target profit.

Penjelasan sederhananya:

- **Kerugian Terakhir:** Ini adalah jumlah kerugian yang baru saja kamu alami di posisi sebelumnya.
- **Nilai Target Profit:** Ini adalah jumlah keuntungan yang ingin dicapai oleh robot ini dalam satu siklus trading.

Misalnya nih, kamu mau target profit per posisi itu sekitar 10 pips. Lalu, posisi terakhir kamu rugi 20 pips. Maka, robot akan menghitung berapa lot yang harus dibuka di posisi selanjutnya agar kalau target 10 pips tercapai, kerugian 20 pips tadi bisa tertutup dan kamu masih dapat untung 10 pips (jadi total untung 10 pips dari siklus tersebut).

Ini ibarat kamu lagi main game, terus kalah di level 1. Di level 2, kamu berusaha mengumpulkan poin lebih banyak dari biasanya biar semua poinmu kembali, plus ada bonusnya. Begitu kira-kira analoginya.

**Kenapa Ini Bisa Bekerja (dan Kapan Harus Hati-hati)?**

Keunggulan dari strategi ini adalah, jika pasar bergerak sesuai harapan, kamu bisa menutupi kerugian lebih cepat dan kembali ke jalurnya. Ini bisa jadi menarik buat trader yang sabar dan punya modal yang cukup untuk menahan beberapa kali kerugian beruntun.

Tapi, ini juga yang perlu kamu perhatikan baik-baik: **risikonya tetap ada**. Jika pasar terus bergerak melawanmu dan kamu mengalami beberapa kali kerugian beruntun, ukuran lot kamu akan terus membesar. Kalau modalmu tidak cukup kuat menahan pergerakan yang sangat panjang melawanmu, akunmu bisa tergerus habis (margin call).

Oleh karena itu, sangat penting untuk **menentukan nilai target profit yang realistis dan selalu pantau modal kamu**. Jangan pernah pakai uang panas untuk trading.

### Sinyal Masuk dengan Indikator DeMarker: "Mata Jeli" si Robot

Nah, robot secanggih apapun kalau nggak punya "mata" yang tepat buat lihat kapan momen masuk pasar, ya sama aja bohong. Di sinilah peran indikator DeMarker masuk.

**Bagaimana Indikator DeMarker Bekerja?**

Secara sederhana, DeMarker ini mengukur seberapa banyak harga ditutup di atas harga pembukaan dalam periode waktu tertentu.

- Kalau nilai DeMarker tinggi (biasanya di atas 0.7 atau 0.8), ini bisa menandakan pasar sedang *overbought* atau jenuh beli. Artinya, kemungkinan harga akan turun.
- Sebaliknya, kalau nilai DeMarker rendah (biasanya di bawah 0.2 atau 0.3), ini bisa menandakan pasar sedang *oversold* atau jenuh jual. Artinya, kemungkinan harga akan naik.

Universum 3.0 ini memanfaatkan sinyal dari DeMarker untuk memutuskan kapan harus membuka posisi. Misalnya, dia bisa diatur untuk:

- **Beli:** Ketika DeMarker menunjukkan kondisi oversold (misalnya di bawah 0.2) DAN ada konfirmasi lain (atau bisa juga hanya berdasarkan DeMarker saja, tergantung pengaturannya).
- **Jual:** Ketika DeMarker menunjukkan kondisi overbought (misalnya di atas 0.8) DAN ada konfirmasi lain.

**Contoh di Chart:**

Bayangkan kamu lihat grafik EURUSD di timeframe H1. Kamu pasang indikator DeMarker. Tiba-tiba, kamu lihat garis DeMarker turun ke area 0.15. Ini sinyal potensi jenuh jual. Kalau robotnya diprogram untuk beli saat DeMarker di bawah 0.2, dia akan mempertimbangkan untuk membuka posisi beli. Sebaliknya, kalau garis DeMarker naik ke 0.85, itu sinyal potensi jenuh beli, dan robot bisa mempertimbangkan untuk membuka posisi jual.

Penting untuk diingat, ini adalah sinyal awal. Terkadang, pasar bisa saja bertahan di zona overbought atau oversold dalam waktu yang cukup lama sebelum berbalik arah. Makanya, kombinasi dengan manajemen risiko yang baik jadi kunci.

### Pengaturan Penting yang Perlu Kamu Tahu (Input Parameters)

Setiap EA punya pengaturan yang bisa kamu ubah sesuai gaya tradingmu. Di Universum 3.0 ini, ada beberapa parameter penting yang perlu kamu perhatikan:

- **Lot increase ratio:** Ini yang tadi kita bahas, rasio untuk menaikkan lot setelah kerugian. Kamu perlu tentukan angkanya dengan hati-hati.
- **Take Profit:** Target keuntungan yang diinginkan dalam pips.
- **Stop Loss:** Batasan kerugian yang bisa ditoleransi jika pasar bergerak sangat melawan. (Meskipun strategi utamanya adalah mengelola kerugian dengan lot, Stop Loss tetap penting sebagai jaring pengaman terakhir).
- **Period DeMarker:** Periode waktu yang digunakan oleh indikator DeMarker. Semakin kecil angkanya, semakin sensitif indikator terhadap perubahan harga. Semakin besar, semakin halus.

### Kapan Robot Ini Beraksi?

Satu hal lagi yang perlu kamu catat dari Universum 3.0 ini adalah **dia sangat efisien**. Robot ini hanya bekerja ketika **bar (grafik lilin) baru terbentuk dan menggunakan harga pembukaan bar tersebut**.

Kenapa ini penting?

- **Tidak Perlu Optimasi "Every Tick":** Mode "Every tick" itu artinya robot akan menganalisis setiap perubahan kecil harga, bahkan tick per tick. Ini butuh sumber daya komputasi yang besar dan kadang bisa menghasilkan hasil optimasi yang overfit (terlalu cocok dengan data masa lalu tapi gagal di masa depan). Karena Universum 3.0 bekerja di awal bar baru, kamu tidak perlu repot-repot melakukan optimasi dengan mode "Every tick". Cukup optimasi di mode "1 Minute OHLC" atau "Open prices only" sudah cukup.
- **Konsisten:** Dengan bekerja di awal bar, sinyal yang diambil jadi lebih konsisten dan tidak terpengaruh fluktuasi harga kecil yang bisa membingungkan.

Jadi, ibaratnya robot ini nggak mau pusing mikirin hal-hal detail. Dia tunggu sampai ada informasi harga yang "resmi" di awal bar baru, baru dia ambil keputusan. Ini bikin cara kerjanya jadi lebih rapi dan mudah diprediksi.

Secara keseluruhan, Universum 3.0 ini menawarkan sebuah pendekatan trading yang menggabungkan manajemen lot yang cerdas dengan sinyal masuk yang memanfaatkan indikator teknikal. Bagi trader pemula yang ingin belajar otomasisasi trading, robot ini bisa jadi titik awal yang menarik untuk dipelajari, asalkan tetap dibarengi dengan pemahaman risiko dan manajemen modal yang baik.
